Our Love is Better Than Anything Chapter 1

Chapter 1: Our Love

Cast: Do Kyungsoo a.k.a. Dio, Kim Jongin a.k.a. Kai, Jung Haera(OC), Other.

Genre: Romance, Hurt/Comfort, Friendship

Rated: T

Pair: Kaido or Kaira?

Disclaimer: All cast belong to themselves, God and EXOTICS except Jung Haera because her is OC, this fic is mine.

Warning: Yaoi, BL, Slash, Slight Straight, OOC.

.

.

.

The Fanfic is Started! Happy Read!^^

.

.

.

Di senja yang sangat indah ini, angin sepoi menerbangkan beberapa helai rambut milik seorang namja berwajah cantik yang sedang berdiri dan menaruh kedua tangannya di kayu yang menyanggah agar ia tidak jatuh. Ia tersenyum senang seraya matanya memandang langit sore yang terlihat sangat cerah itu. Tiba-tiba, ia merasakan dua tangan melingkar dipinggang rampingnya itu membuatnya sedikit berjengit. Namun senyum manis kembali terukir di wajah cantiknya disaat ia mengetahui siapa yang memeluknya.

“Chagiyaa… Sedang apa disini?” ucap namja yang memeluk namja cantik itu yang biasa dipanggil Kai dengan manjanya. Sedangkan namja yang dipeluk Kai itu bernama Dio.

“Yah, hanya melihat-lihat pemandangan. Lihatlah Kkamjong-ah, langitnya sangat indah kan?” ucap Dio seraya menunjuk langit yang berwarna jingga kemerah-merahan dengan jari telunjuknya.

“Ne, Hyung. Langitnya memang indah, tapi namja yang berada didalam pelukanku ini lebih indah.” Goda Kai membuat wajah Dio memerah.

“Gombal~” ucap Dio seraya mencibir kearah Kai yang sekarang berada disebelahnya.

“Tapi kau suka kan Hyung?” goda Kai lagi.

“Anniyo.” Jawab Dio dengan wajah yang dibuat serius.

“Jinjja? Ah bagaimana yah reaksimu jika aku menggoda yeoja atau mungkin namja lain diluar sana?” sindir Kai membuat Dio menatapnya dengan mempoutkan bibir cherrynya.

“Terserah kau lah.” Ucap Dio seraya berjalan masuk ke dalam rumahnya.

“Yah, ngambek deh.” Gumam Kai seraya berjalan mengikuti Dio yang ternyata berjalan ke arah kamar mereka.

Kamar mereka? Ya, karena mereka adalah sepasang roommate yang tinggal di sebuah dorm milik boyband yang baru saja debut ini, EXO atau yang lebih jelasnya mereka adalah member EXO K, subgroup dari EXO.

Dio duduk di sofa kamar mereka dengan wajah murung. Entah kenapa perasaanya tiba-tiba berubah menjadi tidak enak disaat Kai mengatakan hal itu, walaupun Kai memang sering menyindirnya dengan kata-kata itu.

“Hyung, gwaenchanayo?” ucap Kai seraya duduk disamping Dio dan mengelus surai hitam milik Dio lembut.

“Ne.” ucap Dio seraya menepis tangan Kai yang sedang mengelus rambutnya dan bergeser menjauh dari Kai.

“Kau marah denganku Hyung? Mianhae Hyung, aku kan hanya bercanda.” Ucap Kai seraya menatap Dio sendu.

“Gwaenchanayo, Jongie.” Ucap Dio seraya bergeser mendekati Kai dan merangkul pundak namja yang lebih tinggi darinya.

“Jeongmal?” tanya Kai dengan mata berkaca-kaca.

“Ne, Jonginnie.” Ucap Dio seraya mengecup pipi Kai membuat wajah Kai memerah.

“Aigoo… Cutenya…” ucap Dio seraya mengelus wajah tampan Kai.

“Hyung…” ucap Kai seraya mendekatkan wajahnya kewajah Dio membuat Dio refleks menutup matanya. Disaat wajah mereka tinggal 1 cm lagi, tiba-tiba Suho membuka pintu kamar mereka membuat Kai refleks menjauhkan wajahnya dan berkata,

“Kai, Dio cepat bersiap. Sebentar lagi kalian berdua kan ada siaran. Oops, mian menganggu.” Lalu Suho pun langsung menutup pintu kamar Kaido dan berjalan menuju ruang TV.

Muka mereka berdua terlihat memerah karena ketahuan melakukan skinship oleh Suho. Sebenarnya, semua member memang tahu mereka pacaran, namun para member jarang sekali melihat Kaido melakukan skinship didepan mereka, sepertinya Kaido malu jika harus melakukan skinship yang berlebihan didepan para member seperti Baekyeol.

“Dio Hyung, kau mandi duluan yah.” Suruh Kai seraya mendorong-dorong pelan pundak Dio.

“Gak mau Jonginnie. Kau duluan ah.” Ucap Dio seraya berjalan menuju tempat tidurnya dan duduk disitu.

“Kau duluan Hyung.” Ucap Kai seraya mempoutkan bibir sexynya.

“Gak mau.” Ucap Dio seraya menggeleng-gelengkan kepalanya.

“Ayolah Hyung. Jebal.” Ucap Kai seraya berjalan kearah Dio, berjongkok didepannya dan memasang puppy eyes yang membuat siapapun meleleh.

“Terserah lah.” Ucap Dio seraya berjalan ke lemari pakaiannya, mengambil pakaian yang akan ia pakai dan berjalan kekamar mandi dengan malas.

Beberapa menit kemudian, Dio pun keluar menggunakkan kaus bertulisan We Are One berwarna hitam, jaket bertudung berwarna putih dan celana jeans. Kai pun melakukkan hal yang sama dengan Dio sebelumnya dan masuk kamar mandi setelah mengecup kening Dio yang sedikit minggir disaat Kai ingin masuk kamar mandi. Dio lebih memilih untuk keluar dan memasak Jjangmyeon untuk makan malam member EXO K. Disaat Dio sedang asyik memasak, tiba-tiba ada seseorang yang memeluknya dari belakang. Wangi mint menguar dari tubuh yang memeluk Dio membuat Dio menyadari kalo yang memeluknya adalah Kai.

“Hyungg~” panggil Kai manja.

“Waeyo?” tanya Dio datar.

“Kau marah ya?” ucap Kai seraya mencolek-colek pipi chubby milik Dio.

“Menurutmu?” tanya Dio santai.

“Entahlah. Namun kau pasti tidak akan marah lagi kepadaku jika kau mengetahui bahwa aku kecelakaan.” Goda Kai membuat Dio langsung menggetok kepala Kai dengan sodet kayu yang ada disebelahnya.

“Jangan ngomong sembarangan.” Ucap Dio dengan nada bergetar.

“E-eeh Hyung, jangan nangis Hyung. Aku cuma bercanda.” Ucap Kai seraya mengelus wajah cantik milik Dio.

“Kai-ie, bisakah kau minggir?” tanya Dio membuat Kai menatapnya bingung. Namun sebelum Kai menjawab, Dio sudah melanjutkan,

“Bagaimana caranya aku menaruh makanan ini jika kau masih memelukku,eoh?” ucap Dio dengan wajah yang sedikit memerah.

“Oh iya. Aww… Wajahmu cute sekali kalau memerah Hyung.” Ucap Kai seraya mengikuti Dio yang sedang menaruh Jjangmyeon di meja makan. Setelah menata meja makan, mereka pun pergi menuju tempat siaran dengan van khusus EXO. Sesampainya disana, mereka buru-buru masuk karena mereka hampir telat.

Saat siaran…

“Ya, sekarang kita akan mendengar telefon dari salah satu pendengar.” Ucap Kai dengan riang.

“Yeobseyo?” ucap Kai.

“Yeobseyo.” Jawab suara dari seberang sana.

“Nuguseyo?” tanya Dio seraya tersenyum ramah.

“Shin Hyunshik imnida. Eum, bolehkah aku bicara dengan Kai Oppa?” tanya suara dari seberang sana yang menyebut dirinya sebagai Shin Hyunshik.

“Ne, ini Kai. Apa yang mau kau sampaikan kepadaku?” tanya Kai ramah.

“Kai Oppa, aku adalah fans beratmu. Maukah kau menjadi namjachinguku?” tanya Hyunshik dengan suara gembira.

Kai melirik Dio sebentar yang memasang wajah datar saat mendengar ucapan dari salah satu Exotics dan menjawab, “Jika Dio Hyung mengizinkan.” Membuat Dio langsung menatap Kai dengan tatapan bingung.

“Memangnya kenapa dengan Dio Oppa?” tanya Hyunshik dan terdengar bahwa suara Hyunshik menyatakan kalau ia bingung.

“Karena ia adalah roomateku dan Hyung yang paling kusayangi, makanya aku harus minta izin padanya.” Ucap Kai membuat wajah Dio memerah. Dio pun langsung menutup mukanya dengan kedua tangannya untuk menyembunyikan wajahnya yang memerah.

“Aigoo Dio Hyung, kenapa ditutupi? Wajahmu sangat imut jika memerah seperti itu.” Goda Kai membuat Dio langsung mendeath-glare Kai namun itu malah terlihat lucu.

“Jinjja? Muka Dio Oppa memerah? Aigoo, kau kenapa Dio Oppa?” goda Hyunshik membuat Dio langsung mempoutkan bibir cherrynya karena mendapatkan dua godaan sekaligus.

“Berhenti menggodaku Jonginnie, Hyunshik-ssi.” Kata Dio kesal dan secara tidak sengaja memanggil Kai dengan nickname khusus buat Kai.

“Ehmm… Dio Oppa, sepertinya panggilan ‘Jonginnie’ untuk Kai Oppa hanya kau yang menggunakannya. Ada apa ini?” tanya Hyunshik penuh selidik.

“Anniyo. Tidak ada apa-apa.” Ucap Dio seraya menggeleng-gelengkan kepalanya yang terlihat imut dimata Kai.

“Hahaha.. Sudah ya Hyunshik-ssi. Kasihan Dio Hyung kau goda terus, baiklah Pay Pay Hyunshik-ssi.” Ucap Kai ramah.

“Ne, Pay Pay Kai Oppa, Dio Oppa.” Ucap Hyunshik sebelum menutup telefonnya. Dio langsung menghela nafas lega disaat Hyunshik sudah memutuskan telefonnya. Kai tertawa kecil melihat tingkah Hyung kesayangannya itu.

“Kenapa kau tertawa, Kim Jongin?” ucap Dio dengan kesal.

“Tidak apa-apa, Kyungsoo Hyung.” Ucap Kai berusaha menghentikan tawanya.

“Baiklah, sekarang kita dengar lagi telefon dari salah satu pendengar.” Ucap Dio tanpa menghiraukan Kai yang masih berusaha menahan tawanya.

“Yeobseyo?” ucap Dio ramah.

“Yeobseyo.” Ucap suara dari seberang sana.

“Nuguseyo?” tanya Kai setelah berhasil menghentikan tawanya.

“Eumm… Cho Kyumin imnida. Bisa bicara dengan Kyungsoo Oppa?” ucap suara dari seberang sana yang mengaku bernama Cho Kyumin.

“Ne, ini aku sendiri. Ada apa Kyumin-ssi?” tanya Dio seraya tersenyum.

“Eumm, Oppa, apa pendapatmu tentang Kai Oppa?” ucap Kyumin membuat Dio lagi-lagi memblushing ria.

“Engg… Kai itu awalnya dingin dan pendiam, tapi semakin lama kami saling mengenal, dia adalah sosok namja yang baik, ceria, dan sederhana. Ia tidak terlalu suka yang sesuatu yang berlebihan, maka dari itu banyak yeoja yang ia tolak dengan alasan yeoja itu terlalu berlebihan mendandani dirinya.” Ucap Dio panjang lebar.

“Eumm… ini untuk Kai Oppa, seandainya Dio Oppa adalah yeoja, apakah oppa mau menjadikannya yeojachingumu?” tanya Kyumin membuat Dio yang lagi minum langsung tersedak.

“Uhukk Uhukk.” Batuk Dio seraya menutup mulutnya dengan kedua tangannya.

“Hyung, gwaenchanayo?” ucap Kai dengan nada khawatir seraya mengelus punggung Dio.

“G-gwaenchanayo.” Ucap Dio seraya tersenyum manis untuk menenangkan Kai.

“Kai Oppa, ada apa dengan Dio Oppa?” ucap Kyumin dengan nada khawatir.

“Tidak apa-apa. Ia hanya tersedak.” Ucap Kai berusaha meyakinkan Kyumin.

“Oke, aku akan menjawab pertanyaanmu. Eumm.. Bagaimana yah? Kalau untuk kriteria seperti Dio Hyung sih, siapapun tidak ada yang mau menolak. Dio Hyung cocok sekali kalau menjadi yeoja. Tinggi rata-rata, cantik dan imut jika diperhatikan dan jago memasak. Siapa yang tidak mau dengan orang seperti itu?” ucap Kai membuat Dio langsung menoyol kepala Kai.

“Kau terlalu berlebihan Jongiinn..” ucap Dio santai walaupun dirinya masih berusaha menetralkan jantungnya yang berdegup kencang.

“Tidak Hyung. Itukan kenyataan.” Ucap Kai tak kalah santainya.

“Sesuju sama Kai Oppa. Dio Oppa memang cute kok.” Jawab Kyumin jujur.

“Jinjja? Ah, sepertinya aku harus mengganti imageku.” Ucap Dio sambil mendeath-glare Kai yang tertawa tertahan karena perkataan Kyumin.

“Jangan, Oppa. Imagemu yang seperti itu sudah cocok dengan image Kai Oppa yang cool.” Ucap Kyumin membuat Kai maupun Dio memblushing ria.

“Oh ya? Oke kalau begitu aku gak usah ganti image, makasih atas pesannya, Pay Pay.” Ucap Dio sambil berdadah-dadah.

“Cheon Oppa. Pay Pay.” Ucap Kyumin sebelum menutup telefonnya.

“Nah, sekarang kita jawab pesan yang masuk dulu yah. Baik, aku saja yang bacakan.” Ucap Dio dengan tenang walaupun jantungnya masih dag dig dug.

“Emm… Dari Park Sora di Daegu.” Lanjut Dio.

“Untuk Kai Oppa dan Dio Oppa, Oppa, aku dan teman-temanku adalah Kaido Shipper. Kami sangat senang sekali jika kalian melakukan skinship didepan umum. Jadi sebaiknya, skinship kalian diperbanyak yah. Oppa, maaf kalau kami menjadikan kalian couple dengan seenaknya, tapi para Exotics juga mendukung kalian untuk menjadi sepasang couple. Kami tahu keinginan kami salah, tapi menjadi couple hanya didepan umum tidak salahkan? Hanya untuk sekedar menyenangkan para Kaido Shipper. Mian Oppa kalau kata-kataku ada yang salah, Annyeong.” Ucap Dio membuat Kai maupun Dio terdiam.

“O-Oke, aku saja yang menjawab, Hyung.” Ucap Kai kemudian.

“Begini Sora-ssi, kalian tidak salah kok menjadikan kami couple, kami akan terima dengan senang hati. Kami sangat senang karena banyak Exotics yang menjadikan kami sepasang couple, untuk melakukan skinship yang lebih banyak, itu akan kami bicarakan dulu dengan manager. Terimakasih atas dukungannya, Annyeong.” Ucap Kai dengan lancar.

“Baiklah sampai sini dulu yah, kami pamit undur diri, Annyeong.” Ucap mereka berdua sebelum menutup siaran.

Saat pulang, terjadi keheningan di van yang dihuni ketiga orang itu. Supir, Kai dan Dio. Kai dan Dio terlihat hanyut dalam fikiran masing-masing. Sampai akhirnya Dio memutuskan untuk membuka pembicaraan terlebih dahulu.

“Kai-ie.” Lirihnya.

“Waeyo, Hyung?” tanya Kai.

“Apakah kita harus melakukan yang diminta Exotics?” tanya Dio tanpa menatap Kai.

“Entahlah Hyung. Memangnya kenapa?” tanya Kai seraya menarik wajah Dio dengan kedua tangannya untuk menatap wajah Kai.

“A-a- Aku…… aku malu.” Ucap Dio dengan wajah semerah tomat.

“Hahaha… Aku kira kenapa Hyung. Tenang sajalah, itukan belum tentu disetujui manager.” Ucap Kai seraya mengacak-acak rambut Dio.

“Ahh.. kenapa kau rusak tataan rambutku?” ucap Dio kesal seraya mempoutkan bibir cherrynya.

“Emang kenapa Hyung? Kan bentar lagi juga pulang.” Ucap Kai seraya tersenyum senang.

“Tetap saja.” Protes Dio.

“Tetap saja apa?” tanya Kai bingung.

“Tetap saja—“ kata-kata Dio terputus disaat sesuatu menabrak van mereka dengan kencang. Kai yang sedang duduk menghadap Dio langsung terjungkal kebelakang sehingga kepalanya terbentur kaca mobil. Dio juga sama seperti Kai, sedangkan supir van mereka keningnya berdarah karena terbentur kemudi mobil. Orang-orang langsung pada berdatangan dan salah satunya ada yang menelfon ambulans. Mereka menatap miris kepada dua orang yang berada dibelakang itu, walaupun wajah bercucuran darah merah, tapi tangan mereka terlihat bertautan dengan kuat seakan tidak mau melepaskan barang sedetik pun. Akhirnya beberapa menit kemudian ambulans pun datang. Ambulans segera melarikan ketiganya ke rumah sakit terdekat.

EXO K’s Dorm…

Suho terlihat gelisah sekali. Ia terus saja mondar mandir dan sesekali melirik telfon di dorm. Ia merasa ada sesuatu yang terjadi dengan kedua dongsaengnya itu. Tiba-tiba, telfon dorm pun berdering, Suho pun segera mengangkatnya.

“Yeobseyo”

“Yeobseyo”

“Apakah benar ini dorm EXO K?”

“Ne benar.”

“Kami dari pihak rumah sakit ingin memberitahukan bahwa supir van, dan 2 anggota EXO K mengalami kecelakaan.”

PRAKK

Telfon yang sedaritadi Suho genggam pun terjatuh seiring Suho yang jatuh terduduk dilantai.

“Hyung, gwaenchanayo?” teriak ketiga member EXO K.

“K-kai….. D-dio……” ucap Suho terbata-bata seiring jatuhnya butiran bening dari kedua sudut matanya.

TBC~

2 thoughts on “Our Love is Better Than Anything Chapter 1

  1. hohow tidaaaaaaaaaaakkkkkkk!
    jangan mati jangan mati jangan mati.
    gatega serius deh thor,
    tapi aku penasaran, aku tunggu next chapnya ya…

    keep writing n hwaiting

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s