Our Afternoon Story

Our Afternoon Story

Cast: Kim Jongin(Kai), Do Kyungsoo(Dio), other.

Genre: Romance, Fluffy

Rated: T

Pair: Kaido or Kaisoo

Length: Ficlet

Disclaimer: Kai punya Dio, Dio punya Kai. Kaido/Kaisoo punya EXOTICS. Fanfic dan plotnya punya author.

Warning: Yaoi, Boy x Boy, Slash, OOC, Typo(s)

.

.

.

Fic Started! Happy Read!^^ and RnR~

.

.

.

 

Di siang yang cerah ini, matahari bersinar terang, jalan sudah sangat ramai, mobil dan motor berlalu lalang, ibu-ibu sedang berbelanja dengan tukang sayur yang sering lewat, dan sebagainya.

Di dorm EXO K, terlihat namja dengan wajah imut dan pipi chubby yang menggemaskan bernama Dio sedang asyik memasak makanan untuk para member. Pasangan Baekyeol, Sehun dan Suho sedang asyik menonton TV. Dan member yang satu lagi yaitu Kai sedang asyik bermain Starcraft di komputer miliknya yang berada dikamar.

Selang beberapa menit, Dio pun keluar dari dapur dengan celemek berwarna hitam dengan gambar logo EXO, dan memanggil para member untuk makan siang.

“Suho Hyung, Baekkie Hyung, Yeol Hyung, Kai, Sehun, saatnya makan siang!” teriak Dio membuat keempat member yang ada di ruang TV langsung berhamburan ke meja makan dan menemukan Ddukbokki dan segelas susu coklat dingin tertata rapi dimeja. Mereka segera menyerbu makanan itu bahkan tidak sempat berdoa terlebih dahulu saking tergiurnya dengan makanan itu.

Namun Dio sedikit merasa janggal disaat melihat meja makan yang ditempati keempat member EXO itu. Dimana Kai?

Dio segera berjalan kekamarnya dan Kai, ia membuka pintu kamar mereka dan menemukan Kai sedang sibuk bermain dengan komputernya. Dio berjalan dengan perlahan kearah Kai dan menepuk pundaknya pelan.

“Chagi, kau tidak lapar?” ucap Dio dengan lembut membuat Kai langsung menengokkan kepalanya kebelakang.

“Kalau aku lapar, makananku sudah tersedia didepan mata.” Ucap Kai dengan kerlingan matanya membuat muka Dio memerah.

“Mesum!” ucap Dio kesal seiring tangannya bergerak menggetok kepala Kai pelan.

“Sakit Hyung.” Ucap Kai pura-pura seraya mengelus kepalanya yang sebenarnya sama sekali tidak sakit.

“Jinjja? Ah, mianhae.” Ucap Dio dengan tatapan bersalah membuat Kai hampir tidak bisa menahan tawanya.

“Hyung harus tanggung jawab.” Tuding Kai dengan evil smirk yang terpatri diwajah tampannya.

“Aku harus ngapain Kai?” ucap Dio dengan tampang polosnya.

“Ambilkan aku makan siang.” Suruh Kai yang langsung dilaksanakan Dio. Setelah Dio keluar dari kamar mereka, Kai tertawa tanpa suara sambil menghentak-hentakkan kakinya. Namun, setelah Dio masuk, ia pun langsung memasang wajah coolnya. Dio mengambil kursi dan menaruhnya disamping kursi Kai. Ia segera duduk disitu dan menaruh nampan berisi Ddukbokki dan segelas susu coklat dingin di meja kecil yang berada disamping meja komputer Kai.

“Hyung, suapin.” Ucap Kai manja seraya menunjuk mulutnya yang terbuka. Dio hanya terkekeh pelan dan mulai menyuapi Kai.

Selang beberapa menit, akhirnya Ddukbokki dan susu milik Kai pun habis. Dio yang hendak menaruh piring dan gelas bekas Kai langsung ditahan tangannya dengan tangan Kai.

“Hyung, temani aku disini saja.” Ucap Kai dengan puppy eyesnya.

“Tapi, aku mau mencuci piring dulu.” Ucap Dio bingung. Tumben-tumbennya Kai seperti ini.

“Nanti saja. Temani aku disini yah.” Ucap Kai dengan nada memohon.

“Baiklah.” Ucap Dio seraya duduk kembali.

“Hyung, mau baca fanfic gak?” tanya Kai membuat Dio langsung menatap Kai dengan mata berbinar-binar.

“Mau! Mau!” ucap Dio dengan childishnya itu.

“Baiklah. Tunggu sebentar yah Chagiya.” Ucap Kai seraya mencubit pipi chubby milik Dio. Ia mensearch fanfic dan akhirnya menemukan fanfic Kaido di salah satu blog. Mereka pun membaca dalam keheningan. Dio terlihat menyenderkan kepalanya di pundak Kai dan terlihat satu tangan Kai memeluk tubuh mungil Dio. Sesekali Dio terlihat menggigit jari atau Kai terlihat menggigit bibirnya disaat melihat adegan yang sangat romantis di fanfic itu.

Kai mulai mendekatkan wajahnya ke wajah Dio dan mempertemukan bibir mereka berdua. Kai mulai melumat bibir Dio namun tidak ada nafsu disana, hanyalah perasaan cinta.

Kai menengok kesamping dan melihat wajah namjachingunya sudah memerah. Kai mulai mendekatkan wajahnya ke wajah Dio dan sedikit memiringkan kepalanya agar bisa mengecup bibir cherry milik Dio itu. Namun ia hanya mengecup sekilas, kemudian kecupannya menjalar di kening, kedua kelopak mata, hidung dan kedua pipi chubby milik Dio. Kai tersenyum melihat muka Dio yang memerah sempurna. Dio pun segera mengangkat kepalanya dari pundak Kai dan membenarkan posisi duduknya.

“Kau sangat manis Chagi.” Bisik Kai ditelinga Dio dan nafasnya yang menderu membuat Dio sedikit merinding.

“Berhenti menggombal Kkamjong.” Ucap Dio seraya menyentil kening Kai. Namun, bukannya mengelus keningnya yang sedikit sakit itu, Kai malah mendekatkan wajahnya ke wajah Dio membuat Dio refleks menutup matanya. Kai segera mempertemukan kedua bibir mereka, tidak ada nafsu disana, hanya cinta yang Kai salurkan melalu ciuman mereka di siang yang terik ini.

 

END~

 

 

2 thoughts on “Our Afternoon Story

  1. ehem! ehem!
    lama-lama aku mau jadi anaknya kaido deh thor, boleh ya? kekeke xD
    keren keren.
    lagi lagi lagi *bawa spanduk Kaido*

    yesungdalah
    keep writing n hwaiting untuk ff berikutnya ya thor.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s