Our Morning Story

Our Morning Story

Cast: Kim Jongin(Kai), Do Kyungsoo(Dio), other.

Genre: Romance, Fluffy

Rated: T

Pair: Kaido or Kaisoo

Length: Ficlet

Disclaimer: Kai punya Dio, Dio punya Kai. Kaido/Kaisoo punya EXOTICS. Fanfic dan plotnya punya author.

Warning: Yaoi, Boy x Boy, Slash, OOC, Typo(s)

.

.

.

Fic Started! Happy Read^^ and RCL~

.

.

.

Pagi ini, matahari baru saja muncul dari ufuk timur, burung berkicauan dengan riangnya, jalanan masih terasa lengang, garasi rumah-rumah masih terang, dan disalah satu dorm yang ditinggali boyband yang baru saja debut dengan mini albumnya yang berjudul MAMA, yang terkesan gothic dan full charismatic itu, mereka adalah EXO K.

Disalah satu kamar di dorm itu, yang ditinggali 2 orang namja bernama Kai dan Dio. Terlihat namja yang bertubuh mungil dan wajah yang menggemaskan terbangun karena alarm yang ia pasang itu. Baru saja namja tadi yang bernama Dio itu ingin merentangkan kedua tangannya,  ia merasa tangan kanannya terasa berat. Disaat Dio menengok untuk melihat ada apa dengan tangannya, ia melihat roommate sekaligus namjachingunya itu tidur dengan pulasnya dan menjadikan tangan kanannya sebagai bantal. Dio hanya tersenyum melihat Kai dan segera mengesampingkan badannya untuk menghadap roommate tersayangnya itu. Dio mengelus surai hitam Kai dengan sayang dan lembut supaya tidak membangunkan namja itu. Sesekali Dio melirik bibir kissable milik Kai yang berwarna merah menggoda itu. Sampai akhirnya, Dio pun sedikit menundukkan kepalanya dan mendekatkan wajahnya ke wajah Kai. Sampai akhirnya bibir mereka pun saling bertemu walaupun hanya sekilas. Dio takut membangunkan uri dancing machine yang tertidur seperti bayi itu. Selang beberapa detik, jemari lentik Dio mulai menelususuri wajah tampan milik Kai itu. Ia sedikit menekan-nekan pipi Kai saking gemasnya. Namun, tiba-tiba salah satu tangan milik Kai menggengam jari telunjuk Dio yang berada di pipinya dan meremasnya pelan. Kai membuka matanya perlahan dan terlihatlah iris coklat tua miliknya. Ia tersenyum manis melihat Dio yang menatapnya sambil tersenyum.

“Molning Hyung.” Ucap Kai seraya mengecup kening Dio membuat Dio refleks menutup matanya.

“Molning too Jongie.” Ucap Dio seraya mengelus surai hitam Kai sekali lagi.

“Mimpi indah Hyung?” ucap Kai seraya mengelus pipi chubby milik Dio membuat pipi Dio bersemu merah.

“Ne. Kau sendiri?” ucap Dio seraya mencubit pipi Kai yang sedaritadi ingin dicubitnya.

“Nado.” Ucap Kai seraya mengulas senyum hangat diwajahnya. Selang beberapa detik, terlihat perubahan raut wajah Dio yang seperti kesakitan membuat senyuman diwajah Kai menghilang.

“Hyung waeyo?” tanya Kai dengan nada khawatir.

“Ah itu, bisakah kau singkirkan kepalamu dari tanganku?” lirih Dio membuat Kai langsung mengangkat kepalanya dan duduk di tempat tidur. Ia menatap Dio dengan tatapan bersalah. Dio pun segera menarik tangannya yang terasa sangat pegal.

“Mian Hyung.” Ucap Kai seraya menundukkan kepalanya. Dio pun segera duduk di tempat tidur dan mengangkat dagu Kai dengan telunjuknya.

“Gwaenchanayo, chagiya.” Ucap Dio seraya mengelus pipi Kai.

“Jeongmal Hyung?” tanya Kai masih dengan raut wajah khawatir.

“Ne.” ucap Dio seraya mengecup pipi Kai membuat Kai langsung tersenyum senang.

“Hyung~” panggil Kai dengan manja.

“Wae?” tanya Dio lembut. Kai pun langsung merentangkan tangannya.

“Hug me.” Ucap Kai dengan nada memerintah. Dio pun hanya tertawa melihat tingkah namjachingunya dan memeluk Kai. Selang beberapa menit, barulah Kai melepaskan pelukannya dari Dio.

“Hyung, kau tau, bulan itu bersinar karena mendapat cahaya dari matahari.” Ucap Kai menggantung.

“Ne. Aku tau. Lalu?” ucap Dio dengan raut wajah bingung yang membuat wajahnya semakin imut.

“Aku juga begitu hyung. Jika tanpamu, mungkin aku hanyalah raga tanpa jiwa hyung. Segalanya yang bersinar dari dalam diriku akan redup jika kau tidak ada disisiku.” Ucap Kai membuat muka Dio langsung memerah.

“Aish, gombal.” Ucap Dio seraya memukul dada bidang Kai pelan.

“Aku tidak menggombal hyung. Itu kenyataan.” Ucap Kai membuat Dio mengangkat kepalanya dan menatap iris coklat tua milik Kai dengan iris hitam miliknya.

“Hmm…” gumam Dio seraya memamerkan senyum aegyonya yang hanya ia perlihatkan kepada Kai.

“Neomu neomu joahae Do Kyungsoo. Saranghamnida.” Ucap Kai seraya mendekatkan wajahnya ke wajah Dio.

“Nado. Nado saranghamnida Kim Jongin. Yeongwonhi.” Ucap Dio sebelum menempelkan bibirnya ke bibir Kai.

Pagi ini akan mungkin menjadi pagi yang sangat romantis untuk pasangan Kaido. Biarkan mereka berdua readers, kita pulang saja. Sudah cukup kan Kaido momentnya?

END~

2 thoughts on “Our Morning Story

  1. belum cukup thor!!
    saya haus akan kaido, kapan-kapan buat kaido juga deh. hahaha xD
    mereka emang manis ya thor, kai d.o aaaaa! sepertinya saya ada tambahan shipper nih. hoho xD
    keren loh thor, buat lagi ya.
    yesungdalah dibanding saya ngebacot disini makin ngaco mending kabur deh hehe ^^
    keep writing n hwaiting yaa~

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s