Our Night Story

Our Night Story

Cast: Kim Jongin(Kai), Do Kyungsoo(Dio), other.

Genre: Romance, Fluffy

Rated: T

Pair: Kaido or Kaisoo

Length: Ficlet

Disclaimer: Kai punya Dio, Dio punya Kai. Kaido/Kaisoo punya EXOTICS. Fanfic dan plotnya punya author.

Warning: Yaoi, Boy x Boy, Slash, OOC, Typo(s)

.

.

.

Fic Started! Happy Read^^ and RCL~

.

.

.

Disebuah kamar di dorm EXO K, terlihat lampu yang bersinar dengan remang-remang supaya tidak terlalu silau. Seorang namja dengan surai hitam legamnya tengah asyik menatap namja yang juga bersurai hitam yang sedang tertidur dengan pulasnya ditempat tidurnya. Namja yang tertidur itu bernama Dio dan namja yang satu lagi itu bernama Kai. Kai terlihat memperhatikan namjachingunya dengan teliti. Ia perhatikan lekuk-lekuk wajah namjachingunya itu dengan senyuman yang tidak pernah hilang dari wajahnya. Sesekali tangannya bergerak untuk mengelus pipi chubby milik namjachingunya itu. Sampai akhirnya, keheningan itu terpecah oleh bunyi yang berasal dari perut Kai. Kai sedikit menggerutu membuat suasana romantis yang ia buat rusak gara-gara perutnya yang berbunyi. Akhirnya Kai memutuskan untuk membangunkan namjachingunya yang jago memasak ini.

“Chagii irreonaa~ Irreonaa ppalii~!” ucap Kai dengan nada lembut seraya mengguncang-guncangkan tubuh mungil Dio membuat Dio pun akhirnya terbangun. Dio terlihat mengerjap-ngerjapkan matanya dengan imut membuat Kai hampir ingin menyerang namja itu dalam hitungan detik. Namun cacing diperutnya yang meronta-ronta membuatnya harus menahan nafsunya.

“Loh kai, sekarang udah malem yah?” ucap Dio seraya menatap Kai sambil mengucek-ucek mata kanannya. Kai hanya tersenyum manis lalu menarik tangan Dio yang berada di mata kanan Dio. Ia pun mendekatkan wajahnya ke daerah mata kanan Dio dan mengecupnya sekilas.

“Jangan dikucek hyung, ntar malah sakit.” Ucap Kai seraya mengelus surai hitam milik Dio.

“Nee.” Ucap Dio seraya mengangguk layaknya anak kecil.

“Oh iya hyung, buatkan aku makanan yah. Aku lapar.” Ucap Kai dengan nada manja. Dio hanya menepok jidatnya dan berjalan keluar kamar mereka diikuti Kai dibelakangnya. Namun Dio terlihat bingung melihat keadaan dorm yang sepi.

“Kemana member yang lain?” tanya Dio seraya menengok kearah Kai dan hanya dibalas senyum kemenangan oleh Kai.

“Mereka makan diluar, jadi kita makan berdua saja.” Ucap Kai yang dibalas anggukan kepala oleh Dio. Dio pun berjalan kearah dapur dan memilih untuk memasak ramen untuk mereka berdua. Kai memilih menunggu di ruang TV sambil membaca komik. Namun, selama membaca komik, perhatian Kai sama sekali tidak kepada komik namun kepada Hyung kesayangannya itu. Akhirnya ia memutuskan untuk mendatangi Hyungnya itu. Sesampainya didapur, ia melihat Dio sedang menuangkan ramen ke mangkuk Kai sambil bernyanyi lagu Angel dengan pelan. Kai pun menghampiri Dio dengan berjalan perlahan dan mengecup pipi chubby milik Dio sekilas. Kai melingkarkan lengan kirinya di pinggang ramping milik Dio sedangkan tangan kanannya mengelus pipi chubby milik Dio.

“Hyung, sudah jadi belum? Aku sudah lapar.” Rengek Kai membuat Dio tersenyum kecil. Tingkah childish kekasihnya keluar.

“Ne, ini sudah jadi.” Ucap Dio membuat Kai menarik tangan kirinya dari pinggang Dio dan tangan kanannya dari pipi Dio. Dio pun berjalan kearah meja makan diikuti Kai yang langsung melesat duduk di salah satu kursi begitu Dio sudah menaruh mangkuk berisi ramen di meja makan. Kai menepuk-nepuk kursi disebelahnya seakan menyuruh Dio untuk duduk disebelahnya. Dio pun menuruti perintah Kai dan duduk di kursi yang Kai pilih tadi.

Kai memakan ramennya dengan lahap, dan sesekali ia menyuapi Dio yang hanya memperhatikan Kai yang sedang makan. Kai tahu kekasihnya ini juga masih dalam masa pertumbuhan jadi ia harus makan banyak. Sampai akhirnya ramennya pun habis, Dio segera membawa mangkuk tersebut ke tempat cuci piring, namun baru saja ia mau mencucinya, Kai sudah menariknya ke ruang TV. Diruang TV sudah ada PS2 lengkap dengan CD Game berserakkan disitu.

“Hyung, temani aku main yah.” Rengek Kai yang mendapat anggukkan dari Dio. Kai pun segera mengambil CD Game yang bertulisan ‘Lego Batman’ dan mengatur segala hal yang harus dilakukan sebelum bermain. Dio hanya tersenyum melihat tingkah kekasihnya yang maniak game itu.

Akhirnya Kai dan Dio pun bermain sampai sekitar jam 22.00 KST. Di jam itu juga para member EXO K kembali ke dorm.

“Kami pulang.” Ucap Suho membuat Kai dan Dio langsung menghampiri mereka berempat.

“Hyungdeul, Sehunnie, mian aku gak bisa masakkin makanan buat kalian.” Ucap Dio dengan nada bersalah. Tiba-tiba Baekhyun menepuk pundak Dio dan tersenyum.

“Gwaenchanayo, kami juga gak mau terus membuatmu lelah karena memasak makanan untuk kami.” Ucap Baekhyun membuat Dio sedikit lega.

“Kami sudah sering merepotkanmu hyung, kami kasihan denganmu yang lelah dengan jadwal ditambah harus memasak makanan untuk kami.” Tutur Sehun membuat Dio tersenyum lega.

“Baiklah, tapi aku tidak merasa kerepotan kok. Ini memang tugasku, aku senang menjalaninya.” Ucap Dio membuat para member EXO K pun ikut tersenyum.

“Baiklah, sekarang kita istirahat dulu. Kai, Dio matikan PS yang kalian mainkan. Biarpun besok kita free, tapi kita harus tetap menjaga kesehatan.” Ucap Suho bijak.

“Nee Hyung.” Balas kelima member EXO K. Terlihat Suho, Sehun, dan Baekyeol berjalan kearah kamar mereka sedangkan KaiDO sedang membereskan PS yang mereka mainkan. Disaat Suho sudah mau masuk kamar, ia menengok kebelakang dan berkata,

“Kalau kalian mau main nanti saja kalau sudah tengah malam, arra?” ucap Suho yang dibalas acungan jempol oleh Kai dan Chanyeol. Sedangkan Baekhyun dan Dio terlihat mematung dengan wajah memerah.

Setelah selesai membereskan PS, Kai dan Dio pun berjalan kearah kamar mereka. Kai segera naik ketempat tidurnya begitu juga Dio. Tapi tiba-tiba, Kai turun dari tempat tidurnya dan berjalan mendekati Dio. Kai mendekatkan wajahnya ke wajah Dio membuat Dio refleks menutup matanya. Kai mengecup kening Dio, turun ke kedua kelopak mata Dio, tidak lupa hidung mancung dan pipi chubby milik Dio, dan yang terakhir Kai mengecup bibir cherry milik Dio lama. Kai melumatnya pelan tanpa nafsu hanyalah perasaan cinta yang ia salurkan. Setelah itu, Kai pun melepaskan ciumannya dan mengelus surai hitam milik Dio.

“Jaljayo hyung.” Ucap Kai dengan senyum yang terus terpatri diwajahnya. Nafas Dio sudah mulai menderu dengan teratur yang menandakan bahwa ia sudah tidur. Kai pun menaikkan selimut Dio sampai keleher dan berjalan menuju tempat tidurnya. Kai segera naik ketempat tidurnya dan menaikkan selimutnya sampai keleher. Ia segera memejamkan matanya dan berharap akan memimpikan hal yang indah.

END~

2 thoughts on “Our Night Story

  1. cieeee~~~
    kenapa mereka gaberpelukan aja thor? Teletubbis wanna be mungkin :p
    makin keren.
    ini berseri ya?
    dari pagi ampe malem mesra mulu. hidup KaiDo!!

    buat lagi thor! buat lagi! *tarik-tarik baju author*
    oh iya, aku komennya di Wp aja ya dari pada di ffn hehe ^^ aku lebih suka ngoment disini sih, gapapa kan ya thor?

    yesungdalah.
    keep writing n hwaiting buat ff berikutnya ya..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s