My Love is You 2-B

 

My Love is You Chap2-b

Main Cast: Park Baekhyun, Byun Baekhhyun, Do Kyungsoo, Kai

Gendre : MPREG

Ratting :???

Author :beta

Note : maafkan saya ceritanya jadi aneh begini…. Tapi semoga readers suka… RCL yaaa😀

 

 

Do Pov (last)

Luhan kumohon maafkan aku …

Aku membaringkan tubuhnya yang sudah kubuat tak sadarkan diri. Aku segera mengeluarkan kalung yang terdapat belati kecil sebagai bandulnya. Aku tak pernah membayangkan akan menggunakan belati ini sekarang. Setidak nya tidak di saat aku baru mendapatkannya. Belati putih yang terbuat dari perak diberikan pada keturunan Lau campuran seperti ku. Aku yang mewarisi darah ibuku tak bisa memungkiri naluri akan detak jantung seseorang. Meski aku bukan si darah murni karena aku terlahir bukan karena hubungan incest maka dari itu aku lebih berumur panjang apa lagi system kekebalan keluarga Do yang luar biasa mengalir dengan sangat pekat dalam tubuhku sehingga aku yang berdarah campuran di percaya untuk memegang pusaka keluargaku belati perak lau. Aku membuka sarung belati kecil itu dan untuk pertama kalinya aku melihat pahatan yang sangat terasah di bagian bawah belatinya.

Dengarlah aliran lau dalam nadimu

Ada sensasi asing dalam tubuhku ketika aku membaca kalimat yang terukir di pedangku. Aku bukannya tak  mengerti kehebatan belati yang konon dipergunakan untuk memperpanjang umur seseorang ini. hanya saja ada satu konsekuensi yang harus ditanggung oleh orang-orang yang diselamatkan nyawanya dengan belati ini yaitu terikat selamanya dengan pemilik belati ini (dalam hal ini adalah aku) ini berarti orang yang kutolong hidupnya harus menyatu dengan ku dalam ikatan sumpah paling sacral di dunia ini. yang membuatku berhati-hati untuk tidak memakai belati perak Lau ini. Ibuku yang seorang darah murni pun bisa melahirkan darah campuran seperti ini karena kecerobohannya yang mencuri belati ini untuk menyelamatkan nyawa ayahku. Sehingga mereka terpaksa disumpah untuk menyatu selamanya. Tapi ayolah aku namja. Dan dia namja. Haruskah kami melakukan sumpah sacral itu nantinya? Aku tak mau.. aku normal…

Tapi ketika bom ketiga aktif dan meledak aku dengan sangat terpaksa menyayat dada Luhan dan segera mengambil remote control yang memang bersarang di dada Luhan. Sungguh aku terkejut atas kepandaian Sehun yang berhasil menyerap dengan sempurna jurus medis keluarga Do. Aku tak pernah menyangka dirinya seserius ini hingga mampu melakukan teknik paling sulit dalam ilmu medis keluarga Do yaitu ‘tanam bibit’ artinya ilmu pembedahan dimana kita berhasil menanamkan benda apapun (biasanya benda berharga) kedalam jantung tanpa membuat si induk semang mati. Teknik tingkat tinggi yang hanya dikuasai oleh kakek buyutku yang kedua 100 tahun lalu.

Sayang kau salah kelinci Sehun, aku terpaksa membunuhmu tadi

Setelah aku mengambil remote control itu dari tubuh Luhan dengan sendirinya luka sayatan di dada Luhan segera tertutup tanpa bekas. Dan sedetik kemudian Luhan segera sadarkan diri. membuatku segera memeluknya.

“terimakasih kau selamat Luhan.” Ucapku bahagia sambil memeluknya yang Nampak panic dan bingung.

“Baekhyun. Bagaimana nasibnya?” ucap Luhan panic. Tapi dengan entengnya aku menunjukkan remote control pengendali bom itu, lalu aku segera mengajak Luhan keluar dan segera menyetop 2 bom tersisa. Dan karena mesin pengendali telah hancur dan hellikopter keluarga Park tidak bisa datang. Aku terpaksa memanjat Biang lala setinggi 56 m itu dengan hati-hati dan secepat yang aku bisa. Aku segera membuka bilik di bianglala bernomor 14 dan aku dengan susah payah berhasil membuka pintu bilik besi itu dalam keadaankul yang cukup kacau. Aku segera memanjat masuk dan kutemui Tuan Chanyeol yang memunggungiku sambil memeluk Baekhyun. Aku segera menyentuh pundaknya dan ia segera berpaling padaku. Menatapku dengan senyuman kosongnya. Sambil memeluk erat Baekhyun. Yang terlelap.

“Baekhyun.. di-dia tertidur saat mendengar letusan bom tadi.. dan ia..” ucap Tuan Chanyeol terhenti dan kesadaran tuan Chanyeol pun menghilang. Untunglah aku sempat menembakkan jarum biusku sebelum tuan Chanyeol menyelesaikan kalimatnya. Aku segera menarik tubuh baekhyun dan mendeteksi dimana bom itu berada. Dan sambil menggenggamkan belati ke tangan tuan chanyeol aku menyayat leher Baekhyun. Dan kudapati sebuah Bom mini berukuran tak lebih dari sebuah jarum. Menempel dalam aliran darah Baekhyun hendak menuju keotak. Aku kembali mengagumi kepandaian Sehun yang sudah mengalahkan sejarah medis keluarga Do. Tapi sekali lagi kukatakan

kau salah memilih kelinci Sehun-ah..

sama seperti luhan luka sayatan itu segera menutup hanya saja khusus Baekhyun terdapat sedikit bekas sayatan membentuk setengah lingkaran mungil seperti bulan sabit kecil yang berbentuk vertical.

“ini adalah tanda kau memang milik Tuan Chanyeol, Baekhyun-ah.. semoga kelak kau bisa memaafkan aku yang egois ini dank au bisa bahagia dalam menjalani takdirmu bersama tuan Chanyeol.” Ucapku pelan dan segera ku kaitkan tali yang sengaja kubawa ketubuh tuan Chanyeol dan Baekhyun lalu aku segera menembakkan panah yang membuat lintasan seperti fliying fox super tinggi dan di bawah sana ku lihat Luhan dengan cemas menunggu kedatangan kami. Aku segera menurunkan tuan Chanyeol lalu Baekhyun yang sudah dinanti Luhan diatas matrass biru muda selebar 20 meter. Dan kami semua mendarat dengan selamat.

***

Tiga minggu setelah kejadian itu tak seorang pun dari Tuan Chanyeol atau pun Baekhyun yang mengungkit dan mengingat kejadian terburuk yang pernah ada itu. Itu semua karena aku berhasil menghapus ingatan tuan Chanyeol dan Baekhyun sehingga tak tersisa sedikit pun ingatan Tuan Chanyeol di kepala Baekhyun begitu pula sebaliknya. Dan aku berhasil mencuci otak seluruh keluarga Byun dengan meyakinkan sehingga mereka berfikir bahwa Luhan adalah Perempuan. Dan seluruh keluarga Byun mengenalku dengan nama Lau Kyungsoo, si anak tabib Lau  (master pembedahan keluarga Lau. Lau jonghyun). Semua keluarga Byun berhasil kucuci ingatannya sehingga aku bisa menikah dengan Luhan, agar Luhan mampu melunasi sumpah yang terpaksa diembannya. Kami menikah tiga tahun kemudian ketika aku dan dirinya berumur 18 tahun. Baik Luhan maupun keluarganya baru menyadari bahwa Luhan laki-laki setelah Luhan mengucap janji setia pedaku. Yang merupakan akhir dari lunturnya ilmu cuci otak milikku.

Dan sekarang aku bukan lah Do si pembunuh bayaran, maupun Do si Monster, tapi aku adalah Do Kyungsoo suami dari namja cantik Byun Luhan.

***

now

Aku tak pernah menyangka apa yang kulakukan dimasa yang  lalu akan dilakukan oleh tuan ku Park Chanyeol. Aku tak menyangka ingatan akan Baekhyun akan terbuka dan aku tak pernah bermimpi sebelumnya jika baekhyun akan mengikuti jejak kakaknya Do Luhan. Untuk menikahi sesama namja di masa mendatang. Padahal kupikir dengan tindakkannku yang mengahpus ingatan keduanya takdir ini tak akan terjadi tapi Nampak percuma karena itu sekarang sia-sia.

Aku yang berdiri di kursi paling depan gerja tempat berlangsungnya pernikahan Tuan Chanyeol dan Baekhyun merasa takjub akan kecantikan Baekhyun yang kurasa sudah melangkahi takdir. Tapi begitu aku menatap istriku yang berdiri di sampingku pujianku tadi langsung aku tarik untuk kuberikan pada istri tercintaku. Untungnya aku berhasil menghipnotis keluarga Byun agar tak bisa mengenaliku sebagai Do Kyungsoo, si bocah lima belas tahun yang dianggap anak oleh paman Byun, ataupun si Do Kyungsoo si Hyung brokoli bagi Baekhyun dan yang terpenting Luhan ku tak akan mengingatku sebagai Do Kyungsoo yang membawa kemalangan baginya. Dimata mereka semua aku hanyalah Lau Kyungsoo si ahli totok tubuh dari China. Mereka takkan pernah mengenali aku yang sebagai Do Kyungsoo karena hipnotis termuktahir yang pernah aku lakukan.

Aku merasakan kegelisahan yang teramat dari istriku. Dan aku baru menyadari betapa menyakitkannya menjadi orang yang mengenal Baekhyun yang tak pernah bisa melawan takdirnya. Aku prihatin padanya yang mesti menerima tanggung jawabku. Aku berjanji kau akan hidup bahagia Baekhyunnie.

Dan janji itu kupenuhi ketika Tuan Chanyeol dan Baekhyun bertengkar karena kesalah pahaman kecil. Aku yang saat itu mendapatkan banyak waktu luang segera melaksanakan tujuanku untuk membuat Baekhyun dan tuan Chanyeol bahagia. Sehingga aku dengan sangat terpaksa menanamkan rahim pada tubuh baekhyun tanpa sepengetahuannya ketika ia dan Tuan Chanyeol pisah ranjang. Maaf baekhyun aku terpaksa menanamkan keanehan pada tubuhmu agar kau bisa melahirkan keturunan Park dan agar silsilah keluarga Park tak terputus.

Maafkan aku Baekhyunnie.. maafkan Hyung Brokolimu ini…

#End of flash back + End of Do Pov#

 

 

#Back to our gendre MPREG ^^

Baekhyun pov

“HUUEEEEKKK…” aku segera menyiram closet yang berisi muntahan beningku. Aku merasa bingung dengan keadaan tubuhku yang melemah. Rasanya setiap pagi perutku serasa dikocok dan diperas hingga makanan yang kumakan semalam memaksa ingin di keluarkan. Dan hal ini sudah berlangsung selama dua minggu. Padahal saat ini Chanyeol sudah  bisa pulang lebih awal dan aku tak perlu menunggunya sampai larut karena kini ia tidak lagi membiarkan aku tidur sendiri karena ia akan memelukkudengan erat dan hangat dimalam hari hingga pagi datang. Tapi sialnya melemahnya tubuhku membuatku merutuki pagiku yang indah karena terus menerus terpaksa meninggalkan Chanyeol dan tidak bisa menemaninya makan pagi karena aku sibuk berurusan dengan kekebalan tubuhku yang payah ini.

“Yeobeo.. kau didalam?” suara berat Chanyeol menembus pintu kamar mandi kamar kami yang tidak terkunci. Aku yang saat itu sedang dalam posisi ternistaku segera dipergokinya yang membuka pintu kamar mandi langsung. Dan ia terpaku di tempatnya tatkala ia mendapatiku yang duduk di lantai dekat closet dengan wajah tegang karena tertangkap basah. Membuat kulit putih wajahku kian putih dan memucat karena terkejut. Dan Chanyeol yang terpaku di tempatnya menyiratkan simpatinya ketika melihatku dalam keaadaan berantakan dengan mata sayu kelelahan dan wajah tirus yang pucat membuat kepanikan tergambar jelas di wajah nya yang tampan.

“Baekhyun-ah gwenchana?” ucapnya panic sambil mendekat kearahku dan menyentuh dahiku dengan punggung tangannya. Aku hanya tersenyum lemah dan beranjak berdiri dari tempatku dengan susah payah karena hasrat ingin muntah ku kembali keluar. Dan aku yang sok jago ketika itu kalah juga pada penyakit masuk angin ini dan segera kembali ke tempat nistaku untuk melakukan urusan menyebalkan yang diakibatkan si penyakit masuk angin itu padaku. Dan untuk sekarang aku tak bisa berpura-pura kuat lagi ketika Chanyeol dengan paksa dan penuh perasaan tentunya menggendong tubuh lemahku kerajang kami.

“aku akan meminta Do untuk menjagamu. Aku akan pulang cepat aku berjanji.” Ucapnya singkat lalu mencium keningku dan aku hanya membalasnya dengan senyuman lemas. Sungguh penyakit masuk angin ku benar-benar parah hingga aku tak bisa sekadar mengantarkannya sampai ke mobil.

Sungguh maafkan aku yang lemah dan tak berguna ini …

Dan aku menarik selimut hingga kepalaku dan aku segera menenggelamkan wajahku yang malu karena ketidak berdayaan ini.

***

Chanyeol Pov

Aku sangat bahagia sekarang. Istriku tercinta sudah mulai bisa menerimaku dan mencintaiku sebagai suaminya. Hubungan kami juga semakin baik. Aku dan dirinya semakin dekat dan tidak canggung lagi. Tapi ada satu hal yang menjadi beban fikiranku. Adalah kondisi tubuhnya yang kian melemah. Aku tak mengerti mengapa ia seperti sekarang. mudah sekali pusing dan mual, aku juga harus menyelesaikan semua pekerjaanku dengan sangat cepat karena menghawatirkannya. Dia yang selalu menahan diri ketika tubuhnya kesakitan tak pernah mengeluh ataupun meminta pertolonganku.hingga aku iba dan merasa amat tidak berguna. Aku terpaksa menyuruh Do untuk menterapinya karena aku tak mau ada orang lain yang menyentuh tubuh indah istriku. Hanya aku, dan keluarganya saja yang boleh. Meski aku tahu bahwa mertuaku seorang dokter tapi Baekhyun tidak pernah mau di periksa oleh ayahnya. Sehingga dengan sangat terpaksa aku mengijinkan Do untuk menterapi dengan kemampuan medis keluarga Do.

Drrrtt…drrrrtt…ddrrrrrrrrttt..

Ponsel ku bergetar berkali-kali sehingga membuyarkan lamunanku dan terpaksa untuk sejenak saja beralih pada benda tipis itu. Dan betapa terkejutnya aku ketika aku mendapatkan pesan singkat dari anaeku.

“pulanglah kerumah sekarang, aku membutuhkanmu.”

Pertama kalinya ia meminta pertolonganku. Aku tanpa ragu segera menyambar tas dan mantelku lalu bergegas kembali pulang padahal masih ada 4 jam lagi sampai waktu pulang yang seharusnya. Tapi maaf aku tak bisa menunggu. Istriku jauh lebih membutuhkan kehadiranku dibandingkan perusahaan multimilyar won ku ini.

Tak sampai 15 menit aku segera sampai di kediamanku. Dan tanpa membalas hormat dari seluruh pelayanku aku segera bergegas mencari anaeku di rumah yang terlampau luas ini.

Ketika aku hendak mengetuk pintu kamar kami. Aku bertemu Do yang tengah membawa nampan dan semangkuk bubur hangat. Ia Nampak terkejut namun sedetik kemudian ia bisa mengendalikan ekspresinya. Dan tanpa perlu bertanya ia memberikan nampan itu padaku.

“sepertinya tugas saya sudah selesai. Sekarang temuilah Tuan Baekhyun, biar beliau yang member tahu anda.” Ucap Do tenang lalu kembali melanjutkan pekerjaannya yang lain.

Aku tak mengetuk pintu dan langsung masuk dengan mulus dan tanpa suara. Berjalan perlahan di lantai kamar kami yang berlapis beludru hitam tebal. Aku melihat anaeku sedang terbering lemah sambil memiringkan badanya membelakangiku. Aku berjalan semakin dekat padanya dan kuletakan nampan berisi makanan keatas nakas dan saat itu lah ia baru menoleh dan menatapku terkejut. Di tangannya aku melihat sebuah figura berwarna putih dengan foto pernikahan kami yang terpasang di dalam bingkai itu.

Ketika ia menyadari bahwa aku melihat apa yang di pegangnya. Ia segera menyembunyikan figura itu.

“k-kau sudah pulang?” ucapnya tegang.

“ya begitulah.. mm waeyo memintaku pulang cepat?” ucapku lembut sambil duduk di ranjang dan menyentuh kening Baekhyun yang tidak hangat.

“kau tidak demam Sayang, lalu bisa kau jelaskan mengapa memintaku pulang cepat?” ucapku sambil menyelidiki matanya yang Nampak bingung dan takut?

“a-aku.. sakit parah Chanyeol…” ucapnya pelan tanpa memandangku. Jujur ketakutan segera menderaku. Bodohnya  aku tak memikirkan untuk bertanya apa penyakitnya dan malah Aku memikirkan berbagai tindakan terbaik yang dapat menyembuhkannya. Jujur aku tak bisa berfikir dengan baik, aku terlalu terkejut. Aku hendak pergi keluar mencari Do, namun tangan kecilnya menahanku.

“jangan pergi.. kumohon duduklah…” ucapnya lemah. Aku yang sedang panic segera mengontrol emosiku agar ia tidak menjadi beban fikiran baginya.

“aku…’” ucapnya terputus. Membuatku sulit bernafas karena tak mau mendengarkan berita buruk yang akan dilontarkannya.

“a-ku mengandung anakmu Park Chanyeol.” Ucapnya keras sedikit menjerit. Dan ia segera memalingkan mukannya.

Aku yang tadinya diliputi awan hitam karena kudengar Baekhyun sakit parah… segera secepat yang aku bisa langsung menyunggingkan senyum.

Apakah ini kado dari mu tuhan hingga kau memberikan anugerah terbesar pada seorang namja seperti Baekhyun sehingga ia bisa hamil? Apa kau begitu mencintaiku tuhan? Apakah kebahagiaan ini akan terus berlanjut tuhan?

“……………..”

Kuanggap itu artinya ‘ya’. Aku segera memeluk tubuh anaeku dari belakang. Memeluknya erat dan mengecup pundak nya berkali-kali

“gomawo… kau memberikan keajaiban dalam hidupku.. yeobo.” Ucapku sedikit serak karena aku baru sadar bahwa mataku megalirkan sungai kecil saking membuatku terharunya.

Baekhyun menatapku kaget.

“kau tidak membenciku? Aku namja yang aneh.. karena bisa mengandung. “

Ucapnya lirih dan aku segera mearik dagunya hingga berhadapan denganku dan kulumat bibir tipis yang manis itu. Dan ciuman bergairahku kuhentikan paksa karena aku tak mau membuat diriku horny dan  menyerangnya.

“apakah aku terlihat jijik padamu Baekhyunnie?” ucapku sambil menatap matanya lembut dan ia segera mengangkupkan wajahnya namapak malu.

“ti-tidak.”

“lalu kenapa kau harus jijik?” ucapku sambil tersenyum lembut padanya. Mataku terlihat sangat berbinar. Aku teramat bahagia Baekhyun-ah… masa kau menganggapku jijik padamu yang indah ini?

“karena aku aneh.. aku punya rahim sehingga aku bisa,,” ucapnya lirih tanpa melihatku. Matanya sibuk melihat kearah jarinya yang bermain dengan resah?

Segera kupotong ucapan nya yang belum selesai itu sambil menarik dagunya lembut agar ia menatap ku. “hamil maksudmu? Aku bahagia Baekhyunnie.. itu adalah kabar paling membahagiakan seumur hidupku.. dan kumohon kau jangan merasa bersalah karena anugerah luar biasa itu. Justru kau harus bahagia karena berhasil memberiku keturunan, yang nantinya akan mirip kita berdua Baekhyunnie.” Ucapku panjang lebar padanya yang langsung menitikan air mata dan memelukku.

“terimakasih nae nampyeon. Park Chanyeol.”

***

Chap 2 end

Tbc…

 

 

 

One thought on “My Love is You 2-B

  1. Baekhyun hamil o.O !!!!
    Kerja yg bagus D.O oppa karna telah menanam rahim didlm tubuh baekki oppa :3 (y) *angkat 4 jempol* #eh!😀

    Next chapt.a ditunggu ya thor ^^ waduhhh~ makin seru saja nih :3

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s